Budaya Kerja
Budaya
kerja merupakan sistem nilai, persepsi, perilaku dan keyakinan yang dianut oleh
tiap individu karyawan dan kelompok karyawan tentang makna kerja dan
refleksinya dalam kegiatan mencapai tujuan organsiasi dan individual.
Budaya
kerja penting dikembangkan karena dampak positifnya terhadap pencapaian
perubahan berkelanjutan ditempat kerja termasuk peningkatan produktivitas (
kinerja ).
Budaya
kerja diturunkan dari budaya organisasi. Budaya Organisasi itu sendiri
merupakan sistem nilai yang mengandung cita-cita organisasi sebagai
sistem internal dan sistem eksternal sosial. Hal itu tercermin dari isi visi,
misi, dan tujuan organisasi. Dengan kata lain, seharusnya setiap organisasi
memiliki identitas budaya tertentu dalam organisasinya. Dalam perusahaan
dikenal sebagai budaya korporat dimana didalamnya terdapat budaya kerja.
Kekuatan
yang paling kuat mempengaruhi budaya kerja adalah kepercayaan dan juga sikap
para pegawai. Budaya kerja dapat positif, namun dapat juga negatif. Budaya
kerja yang bersifat positif dapat meningkatkan produktifitas kerja, sebaliknya
yang bersifat negatif akan merintangi perilaku, menghambat efektivitas
perorangan maupun kelompok dalam organisasi.
Aktualisasi
budaya kerja produktif sebagai ukuran sistem nilai mengandung komponen-komponen
yang dimiliki seorang karyawan, yakni :
1. Pemahaman
substansi dsar tentang makna bekerja
2. Sikap
terhadap pekrjaan dan lingkungan pekerjaan
3. Perilaku
ketika bekerja
4. Etos
Kerja
5. Sikap
terhadap waktu
6. Cara
atau alat yang digunakan untuk bekerja.
Faktor
– Faktor Yang Mempengaruhi Budaya Kerja
Menurut
pendapat para ahli, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi budaya kerja adalah
sebagai berikut :
1. Perilaku
Pemimpin
Tindakan
nyata dari seorang pemimpin biasanya akan menjadi cermin penting bagi para
pegawai.
2. Seleksi
Para Pekerja
Dengan
menempatkan pegawai yang tepat dalam kedudukan yang tepat, akan
menumbuhkembangkan rasa memiliki dari para pegawai.
3. Budaya
Organisasi
Setiap
organisasi memiliki budaya kerja yang dibangun sejak lama.
4. Budaya
Luar
Didalam
suatu organisasi, budaya dapat dikatakan lebih dipengaruhi oleh komunitas
budaya luar yang mengelilinginya.
5. Menyusun
Misi Perusahaan Dengan Jelas
Dengan
memahami misi organisasi secara jelas maka akan diketahui secara utuh dan jelas
sesuatu pekejaan yang seharusnya dilakukan oleh para pegawai.
6. Mengedepankan
Misi Perusahaan
Jika
tujuan suatu organisasi sudah ditetapkan, setiap pemimpin harus dapat
memastikan bahwa misi tersebut harus berjalan.
7. Keteladanan
Pemimpin
Pemimpin
harus dapat memberi contoh budaya semangat kerja kepada para bawahannya
8. Proses
Pembelajaran.
Pembelajaran
pegawai harus tetap berlanjut. Untuk menghasilkan budaya kerja yang sesuai,
para pegawai membutuhkan pengembangan keahlian dan pengetahuan.
9. Motivasi
Pekerja
membutuhkan dorongan untuk turut memecahkan masalah organisasi lebih inovatif.
Fungsi Budaya Kerja
1. Identitas organisasi (simbol dan harapan), sehingga
anggota organisasi merasa bangga terhadap organisasinya dan pihak eksternal
menaruh respek.
2. Kestabilan organisasi sehingga secara internal seluruh
karyawan merasa tenang dan yakin, demikian pula pihak eksternal yang
berkepentingan.
3. Sebagai alat pendorong organisasi, sehingga mampu menjadi
dasar dan pendorong untuk mencapai tujuan organisasi.
4. Komitmen organisasi sehingga mampu sebagai katalisator
dalam membentuk komitmen untuk pelaksanaan berbagai ide atau suatu rencana
strategis.
Contoh
Budaya Kerja Di Rumah Sakit
Unsur Keberlangsungan Rumah Sakit
1. Pasien / customer à manajemen rs berusaha seoptimal mungkin memenuhi
segala kebutuhan pasien dan kepuasan pasien.
2. Persaingan antar RS / competition à anggapan bahwan rs lain memiliki mutu lebih baik
dapat memicu mempertahankan
bahkan meningkatkan kualitas & slalu
beradaptasi atas perkembangan zaman.
3. Penghematan biaya /costs à tidak slalu dibebankan pad pasien, hal ini dapat diatasi dengan meningkatkan produktifitas & perbaikan mutu
pelayanan.
4. Mengatasi kegawatan/crisis àRS harus dapat menantisipasi kegawatan dengan prediksi yang tepat
Penerapan Sikap Budaya Kerja Di Rumah Sakit :
Ø ikhlas
Ø profesional
Ø bersih
jiwa
Ø konsisten
Ø disiplin
Ø transparan
Budaya Melayani Dalam Rumah
Sakit
Sesuai dengan perkembangan baru dalam paradigma
pelayanan, budaya kerja rumah sakit yang positif adalah budaya kerja melayani.
caranya adalah dengan contoh membiasakan arah orientasi tindakan dan sikap
serta perilaku kepada kepentingan orang lain yang dilayani, bukan kepentingan
diri sendiri.
Namun, apabila orientasi tindakan ke arah kepentingan
diri sendiri akan bertentangan dengan "budaya kerja melayani"
tersebut di atas. contoh tindakan yang negatif adalah karyawan rumah sakit yang
suka membolos atau terlambat datang. kemudian perawat yang kurang perhatian
terhadap pasien orang miskin, dan dokter menyuruh pasien membeli obat atau alat
di apotik tertentu.
Apabila tindakan yang positif dari setiap individu
dapat dilaksanakan secara konsisten dan terus menerus akan menghasilkan tabiat
positif. pada akhirnya secara kelompok akan menghasilkan budaya kerja positif.
mantap...#GGMU
BalasHapusCasino near me - Mapyro
BalasHapusCasino close to me · Casino close to me · Address: 거제 출장마사지 469 East Flamingo Way, Las Vegas, NV 89103 · 공주 출장샵 Casino location: 469 대구광역 출장마사지 East Flamingo Way, 제천 출장샵 Las Vegas, NV 포항 출장마사지 89103